 Rupiah Melemah
(Selasa,09/03/2010:pkl.10.00
wib)JAKNEWS.COM--Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa (9/3) pagi melemah di kisaran Rp 9.200 per dollar AS, setelah sebelumnya menguat hingga mendekati angka Rp 9.150, akibat aksi beli rupiah oleh pelaku pasar. "Melemahnya rupiah, karena pelaku melakukan aksi lepas untuk mencari untung," kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Selasa.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah menjadi Rp 9.200-Rp 9.210 dibanding hari sebelumnya Rp 9.165-Rp 9.175 atau turun 35 poin.
Kostaman Thayib mengatakan, posisi rupiah saat ini masih cukup bagus berada dibawah target dalam kisaran yang ditetapkan APBN antara Rp 9.200 sampai Rp 9.400 per dollar AS. "Meski demikian peluang rupiah untuk kembali naik masih cukup besar," katanya.
Menurut dia, rupiah terkoreksi kemungkinan juga tertekan oleh Bank Indonesia (BI) yang menjaga mata uang Indonesia jangan terlalu cepat bergerak naik. "BI diperkirakan melepas rupiah untuk menahan gerakan positif pasar yang cenderung menguat, menyusul membaik bursa Tokyo, meski saham-saham di AS bervariasi," katanya.
Rupiah, lanjut dia, semula diperkirakan akan dapat mencapai level Rp 9.100 per dollar as, karena pasar masih positif, namun pelaku mempunyai keinginan lain, mereka ingin merealisasikan keuntungan lebih dahulu. "Hal ini disebabkan transaksi lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam beberapa hari meningkat, diburu masyarakat sehingga dana yang masuk meningkat," katanya.
Rupiah kedepan, menurut dia masih diminati pelaku pasar asing yang ingin bermain saham dengan menukar dolLarnya ke rupiah untuk membeli saham. "Jadi koreksi harga terhadap rupiah itu diperkirakan hanya sementara tidak berlanjut , karena rupiah masih diminati pelaku asing," ujarnya.
nKCM/JAK06

|