HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatanEnglish

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 EKONOMI & BISNIS

Pascakrisis, UKM Sektor Furnitur Banjir Pesanan
(Jumat,05/03/2010:pkl.08.00 wib)

JAKNEWS.COM--Krisis keuangan global membawa berkah bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di sektor furnitur. Pasalnya setelah krisis berlalu, sektor usaha ini mendapat banyak serbuan pesanan dari Timur Tengah.

Ketua Divisi Marketing Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia atau Asmindo, Wisnu Broto mengakui, rumah kayu asal Indonesia laris manis di negara Timur Tengah.

Hanya dalam waktu tiga bulan pameran Dubai Land beberapa waktu lalu, jumlah pesanan rumah kayu Indonesia mencapai Rp 47 miliar.

Wisnu yang juga Presiden Direktur CV Rimba Sentosa mengatakan jumlah pesanan ini tergolong fantastis. "Biasanya sangat jarang yang memesan sampai sebanyak itu dalam satu pameran. Itu kan setelah krisis, negara di Timur Tengah menjadi kaya raya," katanya, di sela-sela penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementrian Perdagangan dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (4/3).

Menurutnya, rumah kayu yang paling diminati adalah Gazebo. Pesanan rumah kayu itu sudah dipasarkan sejak 2008. Rumah ini seluruhnya dipasarkan secara lengkap mulai dari konstruksi sampai furnitur perlengkapan rumah.

Produk ini menggunakan jenis kayu, seperti kayu jati, mahoni, merbau, dan kayu kruing. Kayu-kayu ini antara lain berasal dari Papua, Jawa Tengah dan Jawa Barat. "Untuk supply kayunya tidak masalah. Kami juga sedang membudidayakan kayu itu, misalnya kayu jati," kata pengusaha asal Solo ini.

Beberapa waktu ini, UKM di Solo juga mendapat pesanan lima unit rumah kayu di Dubai. Besaran rumah kayu itu bervariasi, ada yang 7x7 meter, 10x7 meter, 12x20 meter, dan 20x20 meter persegi (dua lantai).

"Ini adalah pesanan produk yang spektakuler," ujarnya.

nKCM/JAK11

 

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
Pascakrisis, UKM Sektor Furnitur Banjir Pesanan (05/03/2010:08.00)
Sehatkan BUMN, PPA Butuh Rp 1 Triliun Per Tahun (04/03/2010:09.00)
Menkeu Siap Buktikan Landasan Hukum "Bail Out" Century (04/03/2010:08.30)
Pemerintah Minta Harga Susu Tidak Ikut Harga Dunia (04/03/2010:08.00)
BKPM: Kasus Century Tak Pengaruhi Investasi (03/03/2010:09.00)
Pemerintah Terbitkan Empat Obligasi Syariah (03/03/2010:08.30)
Tahun Ini BCA Terapkan Kartu ATM Berbasis "Chip" (03/03/2010:08.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved