Merokok Picu Kematian Mendadak (Kamis,15/05/2008:pkl.11.00
wib)
JAKNEWS.COM---Dampak buruk kebiasaan merokok bagi kesehatan sudah lama diketahui seperti dampak terkena penayakit kanker paru-paru. Adalah peneliti asal Orego Health and Science University dalam paparanya melalui The British Journal of Cancer yang menyebut bahwa merokok akan membuat produksi protein dalam cel paru-paru bisa melambat.
Meski demikian para peneliti dari Orego Healt belum bisa menunjukan mekanisme mengenai bagaimana merokok bisa menjadi penyebab perubahan genetika pada penyakit kanker paru-paru.
Tim periset hanya mampu menunjukan bagaimana merokok bisa memperlamhbat produksi `FANCD2`, sebuah protein yang ada pada sel paru-paru.
Lambanya produksi protein ini bisa menghambat perbaikan DNA seperti yang menjadi peran utama protein FANCD2.
Menurut Dr Laura Hays yang menjadi kepala tim peneliti, hasil temuan timnya ini menunjukan bagaimana peran penting dari protein FANCD2.
'Penting diketahui bahwa FANCD2 memiliki peran yang sangat penting dan mungkin asap rokok akan menjadi racun bagi mereka,' ujar Dr Layura.
FANCD2 merupakan bagian dari keluarga protein yang terlibat secara langsung dalam sebuah kondisi yang disebut dengan `Fanconi anaemia`.
Dimana orang yang mengalami kondisi ini akan mulai terjangkit kanker paru-paru.
Hasil penelitian Dr Laura ditanggapi sanga baik oleh Dr Lesley Walker yang menganggap hasil penelitian ini akan memperkaya penyebab kematian akan merokok.
Dengan sejumlah dampak kerugian bagi kesehatan itu disarankan para perokok untuk meninggalkan kebiasaanya sekaligus mengubah gaya hidup yang lebih sehat.