Studi: Remaja Putri Harus Latihan (Rabu,14/05/2008:pkl.11.00
wib)
JAKNEWS.COM---Sebuah pesan disampaikan oleh Dr. Graham Colditz dari Washington University School of Medicine di St. Louis (AS) kepada para remaja putri agar mereka harus melakukan latihan secara rutin agar di kemudian hari terhindar dari penyakit kanker payudara. Menurut Dr Coldutz, usia 12 tahun merupakan waktu yang tepat bagi seorang remaja putri untuk melakukan latihan fisik agar mereka saat memasuki usia dewasa terhindar dari penyakit kanker payudara.
Saran yang disampaikan oleh Dr Colditz ini sebenarnya sudah disampaikan kepada para wanita usia pertengahan yang ingin menurunkan resiko terkena penyakit kanker.
Biasanya menjaga tubuh tetap aktif dianggap bisa menurunkan resiko terkena penyakit kanker pasca menopause.
"Sebuah hal yang sangat penting dimana kegiatan fisik pada remaja putri bisa memberikan manfaat yang maksimal,' jelas Dr. Graham Colditz.
Untuk membuktikan pendapatnya itu, tim pimpinan Dr Colditz melakukan riset atas 65.000 perawat berusia 24 sampai 42 tahun.
Kepada para responden itu, tim menanyakan secara detail mengenai kegiatan yang mereka lakukan saat berusia 12 tahun.
Dari 65.000 sukarelawan itu 550 orang diketahui terdiagnosa terkena penyakit kanker payudara sebelum memasuki menopause.
Sementara wanita yang diketahui melakukan kegiatan fisik secara rutin sejak masih remaja memiliki peluang 23 persen lebih rendah terkena penyakit kanker sebelum menopause.
Hasil penelitian tim yang dipimpin Dr Colditz ini dipublikasikan melalui the Journal of the National Cancer Institute.
Dr Colditz dengan tegas mengatakan dampak terbesar dari latihan itu terjadi pada usia 12 sampai 22 tahun.
"Tidak perlu menjadi seorang atlet untuk bisa melakukan latihan teratur,' tandas Dr Colditz.
Menurut Dr Colditz, melakukan latihann 3 jam selama sepekan atau 15 menit sehari sewaktu masih remaja sudahlah dianggap cukup memadai.
Latihan diwaku remaja ini dianggap bisa menurunkan tingkat hormon estrogen dimana latihan juga bisa menunda siklus menstruasi.