HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatan English

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 Politik

Reformasi Disalahgunakan untuk Kepentingan Kelompok
(Minggu,18/05/2008:pkl.14.30 wib)

JAKNEWS.COM--Reformasi, dalam perjalannya terkesan disalahgunakan untuk kepentingan golongan dan kelompok tertentu sehingga agenda reformasi berjalan tidak sebagaimana mestinya, kata Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono (HB) X pada Deklarasi Kebangkitan Nasional Abad II di Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta, Minggu (18/5).

Menurut dia, perubahan dan perbaikan bagi bangsa dan negara berjalan lamban, penuh konflik dan ketidakpercayaan karena keakuan, kekamian lebih dominan daripada keakuan untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. 

"Kita juga sadar bahwa untuk memberikan kontribusi kita perlu bersama sebagai bangsa, sebagai salah satu bentuk kontribusi masyarakat etnik untuk bersama sebagai bagian dari suatu bangsa. Kita juga sadar bahwa negara kita merupakan negara maritim dan semua berharap Bhinneka Tunggal Ika tidak sekadar menjadi simbol negara, tapi juga menjadi strategi integrasi nasional, di mana semua etnik yang menyatakan diri bersatu untuk merdeka bisa memberikan kontribusi untuk kekitaan sebagai bangsa," katanya.

Ia menambahkan bangsa Indonesia juga harus bicara masalah pluralitas dan multikultur dengan harapan semua orang dapat menghargai pluralitas dan multikultur, sehingga mestinya tidak ada lagi orang yang bicara mengenai Indonesia barat dan Indonesia timur.

"Jika bicara presiden Jawa dan nonJawa tidak ada relevansinya lagi. Kita harus bicara pluralitas dan multikultur sebagai dasar berpikir, berperilaku dan berbuat pada sesama anak bangsa karena Bhinneka Tunggal Ika tidak sekadar simbol negara tapi diaplikasikan dalam konteks strategi integrasi bangsa," katanya.

Deklarasi Kebangkitan Nasional Abad II diikuti 100 pemuda dari 33 provinsi di Indonesia. Deklarasi tersebut dibacakan oleh Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiwa Daerah (IKPMD) Indonesia-Yogyakarta, Mahadi Napsa Prasetyawan.
 

nMIOL/JAK06

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
Reformasi Disalahgunakan untuk Kepentingan Kelompok (18/05/2008:14.30)
Cak Nun: Sekarang Waktu yang Tepat Memulai Perubahan (18/05/2008:14.15)
Kejaksaan Usut Jaksa yang Ancam Henry Leo (18/05/2008:14.00)
Warga Tokyo Ngungsi, Ada Bom 1 Ton (18/05/2008:13.45)
Megawati Nilai Antusias Masyarakat di Pilkada Anjlok (18/05/2008:13.30)
Pemprov DIY tidak akan Tolak BLT (18/05/2008:13.15)
Gempa 5,1 SR Guncang di Nias (18/05/2008:13.00)
Ketua MPR Kembali Ingatkan Pemerintah (18/05/2008:12.30)
KPU Pusat Diminta Ambilalih Proses Pilgub NTT (18/05/2008:12.15)
Megawati: Reformasi Tetap Ada dan Harus Jalan Terus (18/05/2008:12.00)
Badai Hantam Filipina, Satu Orang Tewas (18/05/2008:11.30)
APTRI Desak Pemerintah Putuskan Kenaikan Harga Gula (18/05/2008:11.15)
Mega Deklarasikan Pasangan SR (18/05/2008:11.00)
Pengecer Dadakan Kacaukan Harga BBM (18/05/2008:10.00)
Air Mata Iringi Kepergian Sophan (18/05/2008:09.30)
Hanya Satu Unjuk Rasa Hari Ini (18/05/2008:09.00)
Din Syamsuddin Hadiri Pengajian di Semarang (18/05/2008:08.00)
Awan Menggantung di Langit Jakarta (18/05/2008:07.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved