 Pembentukan Holding BUMN Dipercepat Tahun Ini
(Selasa,13/05/2008:pkl.15.00
wib)JAKNEWS.COM--Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendorong penyelesaian pembentukan holding (perusahaan induk) badan usaha perkebunan, jasa konstruksi (karya), pertambangan dan farmasi tahun ini. "Akan kami push selesai tahun ini, karena beberapa badan usaha itu yang paling memungkinkan," kata Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, di kantornya, Selasa (13/5).
Sedangkan untuk holding perbankan, ia menganggap tidak mendesak untuk selesai tahun ini. Karena skemanya akan mengikuti peraturan kepemilikan tunggal perbankan (SPP) yang batas waktnya hingga 2010.
Rencananya, terkait aturan kepemilikan tunggal tersebut, BUMN perbankan hanya akan dibentuk holding tanpa ada merger. "Dan saat ini memang belum ada skema merger di antara bank-bank tersebut," ujar Sofyan.
Namun, menurut Deputi Menteri Negara BUMN bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Soeprapto, kajian pembentukan holding perbankan saat ini terus dibahas. "Kami targetkan bulan Juni hasil kajiannya sudah bisa diserahkan ke Bank Indonesia," kata Parikesit.
ntnr/JAK05

|