HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatan English

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 Politik

Kenaikan Harga BBM Menyakitkan, tapi Bisa Hemat
(Senin,12/05/2008:pkl.13.00 wib)

JAKNEWS.COM--Chief Economist BNI, Toni Prasentiantono setuju dinaikkanya harga BBM, karena hal itu merupakan upaya yang tepat dan efektif yang dijalankan pemerintah untuk mendorong masyarakat menghemat pemakaian BBM.

"Ini memang cara yang paling efektif meski menyakitkan. Kenaikan BBM justru akan mendorong masyarakat untuk menghemat, hanya masalahnya berapa kenaikannya," ujar Toni dalam acara persiapan sosialisasi kenaikan harga BBM di Jakarta, Senin (12/5).

Meski cukup berat, Toni mengatakan bahwa kenaikan harga sebesar 30 persen cukup ideal untuk saat ini. Namun, menurut Toni, kenaikan harga yang paling ideal adalah Rp 1.000, karena kenaikan yang cukup besar dapat memberikan dampak psikologis yang buruk kepada masyarakat.

"Pemerintah sering tidak aware dengan dampak psikologisnya. Menurut saya naiknya ya 1.000 lah, karena ini dampak psikologis. Jadi kalau pemerintah bermain-main dengan angka ya silahkan, tapi empatilah," ujar Toni.

Selain itu, Toni berharap agar pemerintah juga tidak sembarangan mengumbar janji di setiap kenaikan harga BBM bahwa itu adalah kebijakan kenaikan yang terakhir.
 

nkcm/JAK05

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
Kenaikan Harga BBM Menyakitkan, tapi Bisa Hemat (12/05/2008:13.00)
Sejumlah Perempuan Pelopor Terima Rekor MURI (12/05/2008:12.30)
Pengunjuk Rasa Mulai Serbu Kejagung (12/05/2008:12.00)
Pak SBY, Mereka Merekam Ucapanmu... (12/05/2008:11.30)
"Rakyat Miskin" Demo di Istana, Tolak Kenaikan BBM (12/05/2008:11.00)
Boediono: Institusi dan Teknologi Transportasi Perlu Dibenahi (12/05/2008:10.30)
Orang Tua Pejuang Reformasi Minta Usut Kasus Trisakti (12/05/2008:10.00)
Trisakti Napak Tilas Pahlawan Reformasi (12/05/2008:09.30)
Biaya Masuk PTN Mencapai Rp 100 Juta Lebih (12/05/2008:09.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved