HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatan English

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 Politik

"Rakyat Miskin" Demo di Istana, Tolak Kenaikan BBM
(Senin,12/05/2008:pkl.11.00 wib)

JAKNEWS.COM--Sekelompok massa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Miskin Kota Jabodetabek, Serikat Becak Jakarta (Sebaja), dan Urban Poor Consortium (UPC), berdemonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak di depan Istana Merdeka Jakarta.

Rencananya, Pemerintah akan menaikkan harga BBM pada akhir Mei atau awal Juni. Menurut mereka, pilihan menaikkan harga BBM bukanlah pilihan tepat. "Ini akan menjadikan rakyat miskin semakin terpuruk. Sebab, kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok yang lain," ujar Koordinator aksi tersebut, Edi Saidi, Senin (12/5).

Edi mengatakan Pemerintah harus mencari opsi lain, seperti menasionalisasi perusahaan minyak yang telah dikuasai oleh negara asing. "Pemerintah, seharusnya juga dapat menegoisasikan pengembalian utang ke negara-negara asing. Jangan sepertiganya, diubah jadi lebih sedikit untuk sementara," usulnya.

Selain itu, mereka juga menolak pemberian bantuan tunai langsung. BLT, lanjut mereka, justru menimbulkan masalah baru di tengah kungkungan kemiskinan masyarakat. BLT membuat masyarakat miskin bersifat lebih konsumtif. "Yang dibutuhkan pada saat ini ialah lapangan pekerjaan, bukan BLT. Itu tidak bermanfaat, tidak tepat sasaran karena rakyat miskin yang menerima BLT hanya sedikit. Lagipula Rp100.000 per bulan, mana cukup. Oleh karena itu, batalkan kenaikan BBM," ujar Edi.

Dia menambahkan ini merupakan aksi maraton selama 10 hari ke depan. Puncaknya, ada pada hari terakhir aksi yang jatuh pada Rabu (21/5). Menurut dia, akan ada puluhan elemen yang ikut dalam penolakan kenaikan BBM tersebut.
 

nkcm/JAK05

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
"Rakyat Miskin" Demo di Istana, Tolak Kenaikan BBM (12/05/2008:11.00)
Boediono: Institusi dan Teknologi Transportasi Perlu Dibenahi (12/05/2008:10.30)
Orang Tua Pejuang Reformasi Minta Usut Kasus Trisakti (12/05/2008:10.00)
Trisakti Napak Tilas Pahlawan Reformasi (12/05/2008:09.30)
Biaya Masuk PTN Mencapai Rp 100 Juta Lebih (12/05/2008:09.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved