 Jusuf Kalla Dilarang Golkar Bicara Kenaikan BBM
(Kamis,08/05/2008:pkl.09.30
wib)JAKNEWS.COM--Wakil Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menyatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tidak ada hubungannya dengan pemilu 2009 yang akan berlangsung setahun lagi.
"Menang atau kalah, tidak ada hubungan dengan kenaikan BBM. Tetapi, saya ingin katakan, zaman Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden, meskipun harga minyak dunia sudah tinggi sehingga menekan ke defisit anggaran kita, harga BBM tidak dinaikan. Akhirnya, Ibu Mega kan, tidak menang (pemilu)?" ujarnya saat menceritakan latar belakang pemerintah mengambil keputusan kenaikan harga BBM di hadapan kader dan pengurus Partai Golkar di sebuah hotel di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (7/5) malam.
Perdana Menteri Pakistan Perves Musharaf, tambah Kalla, juga menyesal ketika kampanye kemarin tidak mau menaikan harga BBM sehingga subsidinya menjadi besar sekali. "Tetapi, akhirnya kalah juga dalam pemilu," lanjutnya.
Kalla kemudian menceritakan bahwa rekan-rekannya di Partai Golkar melarangnya untuk banyak berbicara mengenai kenaikan harga BBM karena bisa tidak menguntungkan partainya menjelang pemilu.
"Tetapi, saya bilang, saya berhenti saja jadi Wapres kalau tidak boleh ngomong. Karena, kalian memilih saya (sebagai Ketua Umum) adalah agar saya berani mengambil risiko. Pemimpin harus berani membela kepentingan pemerintah jika itu baik untuk negaranya," demikian Kalla.
nkcm/JAK05

|