 Pemukiman di Pluit Masih Terendam Air Laut
(Rabu,07/05/2008:pkl.12.30
wib)JAKNEWS.COM--Banjir di kawasan Pluit yang disebabkan gelombang pasang di teluk Jakarta sejak Selasa malam, hingga siang ini (Rabu, 7/5) belum surut. Arus lalulintas di kawasan tersebut pun kacau balau karena akses jalan yang tertutup air.
Banjir tersebut berawal dari robohnya tanggul di Pantai Mutiara Baru hingga di sekitar PLTU Muara Karang pada Selasa tengah malam. Kondisi ini diperparah karena delapan dari 11 pompa air yang digunakan untuk menyedot rob tak berfungsi. "Jam 2 pagi warga dibangunin di RW4, letaknya 200 meter dari pantai indah kapuk. Air laut masuk wilayah kita," kata Yos, warga sekitar yang dihubungi Kompas.com, siang ini.
Menurut Yos, genangan air yang tinggi menjadi pangkal dari kemacetan yang saat ini terjadi. "Tingginya berapa ya? Lumayan tinggi (banjirnya-red), kalau motor mogok lah. Jadi mereka pakai jalur busway yang memang lebih tinggi. Tapi mobil kan nggak bisa, jadi macet," kata Yos.
Yos menceritakan, matinya delapan mesin pompa disebabkan ada satu gardu penggerak yang terendam air. "Tadi waktu saya lihat, petugas lagi usaha untuk ngeringin trafo-nya," kata Yos.
nkcm/JAK05

|