 Fans Zenit Diingatkan Soal Rasisme
(Rabu,14/05/2008:pkl.11.30
wib)JAKNEWS.COM---Para fans Zenit St Petersburg diharapkan tidak meneriakan kata-kata yang menjurus ke rasial saat tim kesayanganya berhadapan dengan Glasgow Rangers dibabak final Piala UEFA yang digelar di City of Manchester Stadium, Inggris kamis (15/5) dinihari wib. Peringatan itu disampaikan oleh jurubicara UEFA Williams Gaillard agar peristiwa pertandingan maret silam saat Zenit melawan Olympiaque Marseille tidak terulang kembali.
Peringatan yang disampaikan oleh UEFA melalui Gaillard memang sangat beralasan karena kali ini Glasgow Rangers juga akan memainkan pemain berkulit hitam masing-masing Jean-Claude Darcheville dan Amdy Faye.
"Tidak ada lagi toleransi karena wasit telah kami berikan kewenangan untuk menghentikan pertandingan jika terjadi teriakan itu,' jelas William Gaillard.
Peringatan Gaillard rupanya merupakan bentuk respon setelah Mentri Olahraga Inggris Gerry Sutcliffe telah mewanti-wanti jika terjadi hal itu maka fans akan dihukum kurungan penjara 6 bulan sesuai hukum yang berlaku di Inggris.
"Saya tahu fans Zenit St. Petersburg telah melakukan sejumlah hal saat bertemu Olympique Marseille dan saya berharap itu tidak terjadi dibabak final,' tandas Sutcliffe .
'Datang ke Manchester dengan pelecehan pemain berkulit hitam maka anda akan berhadapan dengan hukum.'
Pelatih Zenit Dick Advocaat yang juga pernah menjadi manajer Rangers sepakat dengan permintaan Sutcliffe.
"Pertandingan ini merupakan sebuah laga sepakbola dan bukan soal perbedaan warna kulit,' ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Pihak kepolisian Manchester mengatakan mereka telah berupaya untuk mencoba meminimalkan hal tersebut.
Piala UEFA merupakan laga penting kedua bagi UEFA setelah Liga Champions Eropa yang babak finalnya akan digelar 21 mei mendatang di Moskow (Rusia) dimana dua wakil asal Inggris Chelsea dan Manchester United akan saling berhadapan.
Rangers sendiri memasuki babak final dengan upaya membuktikan diri sebagai klub yang disegani bukan sebagai klub yang memainkan permainan anti sepakbola yang pernah dikeluhkan oleh striker Barcelona Lionel Messi saat keduanya bertemu dibabak penyisihan grup Liga Champions Eropa.
"Saya katakan Rangers bermain bukan dengan permainan antisepakbola,' tandas manajer Rangers Walter Smith.
Berbeda dengan Rangers, Zenit datang dengan permainan menyerang dengan mengandalkan permainan cantik plymaker Andrei Arshavin yang akan membela Rusia di putaran final Piala Eropa 2008.
nYAHOO/JAK02

|