 Piala Eropa Tak Dorong Ekonomi Swiss
(Rabu,14/05/2008:pkl.11.15
wib)JAKNEWS.COM---Ratusan atau mungkin ribuan penggila sepak bola juni mendatang mungkin akan menghabiskan banyak uang saat Swiss menggelar tuan rumah Piala Eropa 2008 bersama Austria. Gegap gempita itu menurut Urs Muller yang merupakan direktur pusat riset ekonomi yang berbasis di Basel (Swiss) tak akan mampu mendorong lambatnya pertumbuhan ekonomi yang tengah dialami Swiss. 'Dampak ekonomi sangat kecil,' jelas Muller.
Masih menurut Muller sulit untuk memprediksi ekonomi dari sisi statistik dimana 1.4 juta wisatawan diperkirakan akan mengunjui Swiss selama putaran final.
Pendapat Muller itu bertentangan dengan studi yang disampaikan oleh pemerintah Swiss dimana putaran final telah menciptakan 7500 lapangan kerja dan uang 860 juta Swiss francs ($813.6 juta).
Swiss sendiri berharap mereka bisa mengikuti jejak Jerman yang mengalami kenaikan tingkat ekonomi sangat tajam saat putaran final Piala Dunia 2006 digelar.
Basel, Berne, Geneva dan Zurich merupakan kota yang akan dijadikan ajang pertandingan di Swiss dimana sejumlah hotel diperkirakan akan mendapatkan pendapatan yang tidak sedikit.
Harian Swiss `SonntagsZeitung` dalam salah satu pollingnya menyebut bahwa hanya 41 persen warga Swiss yang antuasia menyambut even ini.
Apapun pendapat orang, panitia penyelenggara Piala Eropa 2008 menyatakan mereka telah siap untuk menyambut even.
"Kami sangat siap menyambut putaran final,' jelas Martin Kallen yang merupaka presiden panitia penyelenggara.
Sejumlah arena juga telah siap termasuk tempat berlangsungnya babak final di The Ernst Happel stadium, Vienna yang mampu menampung 51.000 penonton.
nYAHOO/JAK02

|