 Pistons Hampir Singkirkan Magic
(Minggu,11/05/2008:pkl.11.00
wib)JAKNEWS.COM---Detroit Pistons hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk melaju kebabak final playoff wilayah timur setelah di pertandingan seri ke-4 mengalahkan tuan rumah Orlando Magic 90-89 minggu (11/5) pagi wib. Kemenanangan Pistons tak lepas dari kepiawaian forward Richard Hamilton yang membukukan 32 angka sekaligus membuat Pistons unggul 3-1.
Bagi sejumlah analisa NBA, sukses Pistons yang tinggal selangkah lagi menembus babak final kali kelima secara beruntun merupakan sebuah hal yang patut dicermati.
Pasalnya sebagai tim, Pistons mampu membuktikan bahwa tanpa kehadiran Chauncey Billups yang merupakan point guard berkelas NBA All-Star mereka tetap bisa menjadi tim yang kompetitip.
Selain kontribusi yang diberikan oleh Richard Hamilton dengan 32 angka itu, kegagalan Hedo Turkoglu didetik-detik akhir pertandingan untuk melakukan layup membuat Pistons berpeluang besar menyingkirkan Magic di Detroit rabu mendatang.
"Kami hanya berusaha bermain sebaik mungkin,' jelas center Rasheed Wallace yang membukukan 16 angka dan 8 rebounds untuk Pistons.
Menurut Wallace, pertandingan melawan Magic merupakan partai yang lebih mengedepankan kekuatan fisik.
Sumbangan angka Pistons juga diberikan oleh Tayshaun Prince dengan 17 angka termasuk dua angka hasil fast break saat pertandingan tersisa 8.9 detik di kuarter ke-4.
Sedangkan pemain cadangan Antonio McDyess memberikan kontribusi 8 angka dan 14 reounds untuk Pistons.
Kemenangan Pistons sudah bisa dilihat saat pertandingan kuarter ketiga berjalan dimana Magic tidak mampu menunjukan permaianan menawan seperti di pertandingan seri ketiga dimana Dwight Howard merajalela untuk memberikan kemenangan bagi Magic.
"Dari sisi pelatih kami memiliki tiga permainan yang berbeda namun kami lupa bagaimana melakukan tembakan dengan baik,' ujar pelatih Magic Stan Van Gundy seusai peratndingan.
Padahal saat pertandingan tersisa 2:33 menit di kuarter ke-4 Magic sempat unggul 86-84 melalui Turkoglu yang melesakan dua kali lemparan tiga angka.
"Saya belajar dari situasi yang berkembang,' ungkap Turkoglu.
Menurut pemain asal Turki tersebut jika saja dirinya bisa tenang saat melakukan lay-up maka bukan tidak mungkin justru Magic yang mampu memenangkan pertandingan.
"saya hanya malu tidak bisa membantu tim memenangkan pertandingan ini,' ujar Turkoglu.
Sampai akhir pertandingan Turkoglu mencetak 20 angka dan tiga pemain Magic tercatat memberikan kontribusi 15 angka masing-masing Rashard Lewis, Maurice Evans dan Nelson.
Pistons dengan jitu mengunci pergerakan center Dwight Howard yang membuat sang center melakukan sejumlah kesalahan dan turnovers.
"Saya gagal melesakan sejumlah etmbakand an saya sungguh sangat frustasi,' ujar Howard.
Untuk menggantikan posisi Billups yang cidera, pelatih Pistons Flip Saunders memainkan rookie Rodney Stuckey sebagai starter.
nYAHOO/JAK02

|