JAKNEWS.COM---Sebuah kegagalan pasti ada konsekuensinya. Setelah gagal memberikan gelar pada Barcelona musim ini, Frank Rijkaard diperkirakan akan digusur sebagai pelatih klub kebanggaan masyarakat Catalan. Beberapa sumber menyebut posisi yang ditinggalkan oleh pelatih asal Belanda itu bakal ditempati oleh mantan pemain sekaligus pelatih tim junior Barcelona, Pep Guardiola.
Bahkan laporan dari sejumlah surat kabar telah memastikan tanggal 19 mei sebagai batas akhir bagi Frank Rijkaard sebelum Guardiola resmi menggantikan Rijkaard.
Kegagalan melangkah kebabak final Liga Champions Eropa setelah disingkirkan wakil Inggris Manchester United dan tidak mendapatkan satu gelarpun di kompetisi dalam negeri dalam dua tahun terakhir telah membuat manajemen Barcelona beranggapan perlunya orang baru yang biasa menyegarkan suasana.
Presiden Barcelona Joan Laporta dan direktur olahraga Txiki Begiristain kabarnya merupakan orang yang menjadi penentu diambilbilnya keputusan untuk menunjuk Guardiola.
Kabar mengenai pergantian Rijkaard dianggap tidak tepat karena rabu (7/5) malam besok Barcelona harus bertandang ke kandang Real Madrid Santiago Bernabue di lanjutan kompetisi Liga Utama Spanyol.
Saat ini, Barcelona berada diperingkat ketiga klasemen sementara yang berati tiket ke Liga Champions Eropa sudah ditangan meski harus melalui babak kualifikasi.
Barcelona harus mampu melewati Real Villarreal di tiga pertandingan terakhir untuk bisa langsung bertanding ke babak utama.
Untuk pertandingan melawan Real Madrid besok, Rijkaard harus mencari pengganti striker Samuel Eto'o dan gelandang Deco yang harus menjalani akumulasi kartu kuning.
Sementara Real Madrid harus kehilangan poros halang Fabio Cannavaro yang mendapatkan kartu merah saat mengalahkan Osasuna 2-1 akhir pekan silam.
Sebaliknya Villarreal diperkirakan akan tetap bertengger diperingkat keud lantaran menghadapi klub papan bawah Recreativo Huelva.