 Moore Siapkan Lanjutan "Fahrenheit 9/11"
(Rabu,14/05/2008:pkl.11.00
wib)
JAKNEWS.COM---Sosok sutradara Michael Moore mungkin sangat ditunggu oleh sejumlah penonton teristimewa bagi mereka yang sangat suka menyaksikan film dokumenter. Penantian itu tidak akan berlangsung lama karena 2009 mendatang, Moore kemungkinan besar akan melanjutkan pembuatan film yang pernah menghebohkan 'Fahrenheit 9/11'. Saat diluncurkan 2004 silam film ini mendapatkan sambutan luar biasa termasuk meraih Piala Oscar.
Penegasan yang disampakan oleh Moore pada Selasa (14/5) kemarin mungkin bisa menjadi awal dari pembuatan film lanjutan Fahrenheit dimana Moore mengatakan dirinya saat ini sudah mendapatkan dukungan dana.
Meski belum diberikan judul, film besutan Moore ini akan didanai dan didistribusikan melalui dua studi kecil `Overture Films` yang merupakan divisid ari John Malone's Liberty Media Corp dan `Paramount Vantage` sebuah rumah produksi dari Viacom Inc's Paramount Pictures.
Seperti film sebelumnya, Moore kali ini juga bertindak sebagai penulis naskah sekaligus sutradara dimana proyek akan selesai saat film ini diluncurkan 2009 mendatang.
Menurut Danny Rosett dari Overture, peluncuran film terbaru dari Moore ini akan dilakukan setelah selesainya pergantian presiden AS.
Pihak studio hanya mengatakan bahwa Moore tengah menggarap fil m yang lebih provokatif dan merupakan lanjutan dari "Fahrenheit 9/11."
Saat diluncurkan 2004 silam, Fahrenheit 9/11 menjadi film paling pedas mengkritik pemerintah AS teristimewa dalam keterlibatan di Perang Irak dalam kaitanya dengan tragedi 11 september 2001.
Alhasil film Fahrenheit 9/11 mampu menangguk pemasukan $119 juta di film box office AS.
Rosett mengatakan saat ini Moore tengah fokus untuk membuat film baru dengan melihat posisi AS dari dunia internasional pasca kejadian 11 September 2001.
"Moore tengah intensif untuk memastikan bagaimana peran AS di dunia internasional setelah 8 tahun,' ungkap Rosset.
Dari Rosset pulah diketahui Moore tidak ingin membuat film dengan motivasi politik tertentu.
"Karena itulah mengapa saya fikir Moore ingin meluncurkan film terbaru itu pasca pemilihan presiden AS,' tandas Rosset.
Kontras memang jika dibandingkan dengan peluncuran "Fahrenheit 9/11" yang diluncurkan sebulan sebelum pemilihan presiden AS yang saat itu diperebutkan oleh George W Buss dengan John Kerry.
Sebelum meluncurkan "Fahrenheit 9/11," Moore juga dikenal sebagai sutradara berkelas melalui film "Sicko," dan "Bowling for Columbine."
nYAHOO/jAK03
|