HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatanEnglish

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 EKONOMI & BISNIS

Siip...Inkopti Bakal Borong Kedelai Lokal!
(Kamis,15/05/2008:pkl.10.00 wib)

JAKNEWS.COM---Induk Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Inkopti) siap menampung dan membeli berapa pun jumlah produksi kedelai lokal petani untuk memenuhi kebutuhan kedelai Inkopti yang mencapai 80.000 ton per bulan.

"Kita siap beli kedelai petani berapapun jumlahnya," kata Ketua Umum Induk Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Inkopti), H. Sulchan Rumadi, di Jakarta, Kamis (15/5), sebagaimana dikutip dari Antara.

Sulchan mengatakan, hingga kini hampir 70-80 persen kebutuhan kedelai untuk bahan baku tempe dan tahu masih berasal dari impor. Sayangnya, kedelai impor saat ini (yang harganya sempat fluktuatif awal tahun ini) kisaran harganya stabil tinggi di angka Rp Rp6.600-Rp6.700 per kilogram.

Oleh karena itu, hingga kini banyak perajin tempe tahu yang terpaksa harus menurunkan produksinya sampai 30-40 persen akibat tingginya harga bahan baku tersebut. "Kalau petani lokal bisa penuhi kebutuhan, kita tidak perlu impor karena kita siap beli kedelai lokal dengan harga pasar (Rp6.300-Rp6.400/kg)," katanya.

Menurut Sulchan, pemerintah harus pula turut memacu perkembangan petani kedelai di Tanah Air. Petani kedelai harus dipacu pemerintah melalui Departemen Pertanian, misalnya dengan memberikan bibit unggul, pestisida, atau pupuk.

Inkopti sendiri saat ini telah berinisiatif bekerja sama dengan Perhutani untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur milik BUMN tersebut sekaligus memberdayakan petani di desa-desa hutan.

Kerja sama itu dimulai awal 2008 dan diperkirakan pada Juli 2008 kedelai siap dipanen. Diprediksi untuk 1 hektare tanah akan dipanen 1,2 ton kedelai. Selain dengan Perhutani, pihaknya juga menjalin kerja sama serupa dengan PT Pertani demi menutupi kebutuhan kedelai anggotanya.

nkcm/JAK04

 

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
Siip...Inkopti Bakal Borong Kedelai Lokal! (15/05/2008:10.00)
Sori...Minyak Cepu Edisi Awal Nggak Dijual! (15/05/2008:09.00)
Hartadi Terpilih Kembali (14/05/2008:10.00)
Saham Wall Street Terseret Laporan Penjualan Ritel (14/05/2008:09.00)
Pelemahan Rupiah Tertahan Intervensi BI (13/05/2008:10.00)
IHSG Berpotensi Melemah (13/05/2008:09.00)
Makin Susut, Kepercayaan Masyarakat (12/05/2008:10.00)
BBM Naik, Nelayan Dapat Prioritas (12/05/2008:09.00)
Pertamina: Stok LPG Jakarta Aman (11/05/2008:09.00)
Jakarta Terancam Krisis Elpiji 18 Hari (11/05/2008:08.00)
Rupiah Pagi Naik Tipis (09/05/2008:10.00)
IHSG Dibuka Naik (09/05/2008:09.00)
Dollar Menguat Jelang Pertemuan ECB (08/05/2008:10.00)
Desain Besar Masyarakat Nontunai (08/05/2008:09.00)
Garuda Raih ETOP, Jalur Internasional Hemat BBM 15 Persen (07/05/2008:10.00)
IHSG Dibuka Naik (07/05/2008:09.00)
Harga Minyak Tembus 120 Dolar AS (06/05/2008:10.00)
Genting Oil dan Gas Ajukan Pengembangan Blok West Natuna (06/05/2008:09.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved