 Saham Wall Street Terseret Laporan Penjualan Ritel
(rabu,14/05/2008:pkl.09.00 wib)JAKNEWS.COM---Harga saham di bursa Wall Street, New York, merosot setelah dikeluarkannya laporan tentang penjualan ritel yang anjlok pada April 2008. Kalangan investor tetap khawatir dengan tingginya harga pangan dan bahan bakar yang dapat memperlemah pengeluaran konsumen yang mencapai lebih dari dua pertiga komposisi ekonomi AS.
Laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel merosot April lalu. Kenyataan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kemungkinan tenggelamnya AS ke dalam resesi.
Dalam sesi transaksi pertengahan hari di Wall Street, indeks industri Dow Jones merosot 45,02 poin, atau 0,35 persen, serta berada di posisi 12.831,29. Indeks blue chip atau unggulan meningkat 130 poin Senin (12/5) saat harga minyak menurun sehingga meredakan kekhawatiran pasar terhadap percepatan langkah inflasi.
Sementara di bursa komoditas New York Mercantile Exchange, harga minyak dunia meningkat setelah sempat berada di bawah 124 dolar AS per barrel akibat aksi profit-taking. Harga minyak mentah light sweet naik 11 sen serta berada pada 124,34 dolar AS per barrel.
nkcm/JAK04

|