 Rupiah Pagi Naik Tipis
(Jum'at,09/05/2008:pkl.10.00 wib)JAKNEWS.COM---Kurs rupiah terhadap dollar AS, Jumat (9/5) pagi, menguat tipis. Rupiah berada di kisaran Rp 9.250/9.255 per dollar AS. Rupiah beberpa hari terakhir ini sempat terpuruk, akibat gejolak harga minyak mentah dunia terus meningkat yang enimbulkan kekhawatiran anggaran pemerintah. "Namun kekhawatiran itu agak mereda, setelah pemerintah mendapat dana talangan baru dari luar negeri (kreditor) sebesar Rp 21 triliun," kata pengamat pasar uang Edwin Sinaga seperti dikutip Antara di Jakarta.
Menurut dia, para pelaku semula khawatir anggaran belanja pemerintah akan makin tergerus habis, karena gejolak harga minyak mentah yang terus terjadi. "APBN sebelumnya menetapkan harga minyak mentah itu ditetapkan sebesar 95 dollar AS per barrel, namun ternyata gejolak terus terjadi hingga mencapai 124 dollar AS per barrel," ucapnya.
Karena itu, lanjut dia, rupiah yang seharus mendapat dukungan sentimen pasar baik dengan melemahnya inflasi April dibanding bulan lalu dan penurunan suku bunga Fed fund sebesar 25 basis poin belum memicu rupiah naik tajam. "Rupiah sempat bertahan pada kisaran antara Rp 9.150 sampai Rp 9.200 per dollar AS, namun akhirnya jebol juga berada di atas angka Rp 9.261 mendekati level Rp 9.300 per dollar AS," katanya.
Ia mengatakan, gejolak harga minyak mentah akan terus terjadi bahkan diperkirakan akan bisa mencapai angka 200 dollar AS per barel. "Apabila kenaikan ini berlanjut maka anggaran belanja pemerintah kemungkinan besar akan kebablasan," ujarnya.
Rupiah, menurut dia, juga mendapat tekanan pasar dari melemah bursa regional, meski dollar As di pasar juga merosot.
nkcm/JAK04

|