 Genting Oil dan Gas Ajukan Pengembangan Blok West Natuna
(Selasa,06/05/2008:pkl.09.00 wib)JAKNEWS.COM---Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) asal Malaysia Genting Oil dan Gas akan mengajukan rencana pengembangan (Plant of Development/POD) Blok West Natuna. POD tersebut merupakan yang kedua, setelah POD pertama disetujui tahun 2007 lalu.
"Kami tengah mengajukan POD untuk melakukan eksploitasi minyak dan gas di West Natuna," ujar Public and Coorporate Affairs Managers Genting Oil dan Gas Livia Sakidin, di Jakarta, Senin (5/5).
Dalam pengajuan POD proyek tersebut, pihaknya bertindak sebagai operator tunggal. "Kami sebagai operator sendiri," ujarnya.
Menurut Livia, POD itu merupakan yang kedua. Sedangkan POD tahun lalu sudah disetujui dan saat ini dalam proses drilling (pengeboran). Livia mengungkapkan dijadwalkan proyek West Natuna dapat berproduksi secara ekonomis pada tahun 2011.
Tahun 2006 lalu, kontraktor bagi hasil minyak dan gas bumi (KPS) asal Malaysia itu, berhasil menemukan cadangan minyak di blok North West Natuna dengan kemampuan produksi 1.210 barel minyak per hari.
Penemuan minyak itu dilakukan setelah melakukan pengeboran di sumur Ande Ande Lumut (AAL-3X) dengan kedalaman 1.290 meter. Atas penemuan tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap prospek sumur AAL, yang apabila ekonomis akan dilanjutkan dengan pengajuan rencana pengembangan.
Sejak penandatanganan kegiatan eksplorasi di blok North West dengan BP Migas, Genting Oil juga telah melakukan pemboran di sumur lainnya yaitu AAL-2X-R pada September 2006.
Genting Oil menandatangani kontrak eksplorasi blok North West Natuna dengan BP Migas pada 12 Desember 2004. Dengan kepemilikan saham 100% dipegang Genting Oil yang sekaligus bertindak sebagai operator.
Komitmen eksplorasi dilakukan selama enam tahun dengan investasi mencapai US$13,5 juta dolar, terdiri dari komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar US$8,2 juta dan tiga tahun kedua sebesar US$5,3 juta.
nmiol/JAK04

|